LogBack : Alternatif dari Log4J

Featured

Tags

, ,

LogBack merupakan successor dari Log4j. Beberapa opensource semacam Sonar dan SpringSource dm Server telah menggunakan API ini. Log API ini punya dependency khusus terhadap SLF4j(Simple Logging Facade for Java).

Project semacam Hibernate,Apache Mina,Apache Camel maupun Tapestry telah menggunakan logging facade ini.
Salah satu fitur unggulan dari SLF4j adalah kemampuan untuk integrasi dengan beberapa log API seperti commons logging, log4j maupun java.util.logging pada saat deployment/runtime.
Bagi yang belum kenal SLF4J silahkan rujuk link berikut :
- http://www.slf4j.org/manual.html

Kemudahan implementasi Logback tidak diragukan lagi khususnya saat implementasi menggunakan parameter
Beberapa alasan kenapa kita perlu beralih ke Logback bisa dirujuk
dari link berikut :
- http://logback.qos.ch/reasonsToSwitch.html

Contoh implementasi SLF4J + Logback :

package com.visitama.logging;

import org.slf4j.Logger;
import org.slf4j.LoggerFactory;

/**
*
* @author : satriana
*
*/
public class MyLoggingTest {

static final Logger log= LoggerFactory.getLogger(MyLoggingTest .class);

/**
* @param args
*/
public static void main(String[] args) {
MyLoggingTest console = new MyLoggingTest ();
console.execute();
}

public MyLoggingTest () {
}

public void execute() {

if (LOG.isTraceEnabled()) {
LOG.trace("Test: TRACE level message.");
}
if (LOG.isDebugEnabled()) {
LOG.debug("Test: DEBUG level message.");
}
if (LOG.isInfoEnabled()) {
LOG.info("Test: INFO level message.");
}
if (LOG.isWarnEnabled()) {
LOG.warn("Test: WARN level message.");
}
if (LOG.isErrorEnabled()) {
LOG.error("Test: ERROR level message.");
}
}
}

Konfigurasi logback.xml :
<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<configuration>

  <appender name="STDOUT" class="ch.qos.logback.core.ConsoleAppender">
    <layout class="ch.qos.logback.classic.PatternLayout">
      <Pattern>%d{HH:mm:ss.SSS} [%thread] %-5level %logger{36} - %msg%n</Pattern>
    </layout>
  </appender>
  
  <logger name="com.visitama" level="TRACE"/>
  

  <root level="debug">
    <appender-ref ref="STDOUT" />
  </root>
</configuration>

Sbelum eksekusi kode diatas jangan lupa setting classpath :
– logback-classic.x.x.x.jar
logback-core.x.x.x.jar
slf4j-api-x.x.x.jar

*Thanks*

Troubleshooting : [ Subclipse ]

Featured

Tags

, ,

Seringkali saat kita checkout dari beberapa repository membutuhkan re-aunthenticate user/password yang berbeda.
Secara umum adapter svn semacam JavaHL maupun SVNKit tidak menyimpan username dan password.Akan tetapi jika
client svn kita melakukan caching terhadap user/password sebelumnya maka untuk men-clear cache agar bisa menggunakan
opsi user/password yang berbeda bisa melakukan beberapa step.

Solusi :
a. Check engine svn yang dipakai di eclipse
Preferences > Team > SVN > SVN interface
b. Jika menggunakan JavaHL
- delete password file yang berada di direktory :
OS Win 7 —-> C:\Users\[username]\AppData\Roaming\Subversion\auth\svn.simple
OS Unix/Linux —-> ~/.subversion/auth

c. Jika menggunakan SVNKit/JavaSVN adapter
- delete .keyring file yang berada di direktory eclipse
[dir eclipse]\configuration\org.eclipse.core.runtime\.keyring

–Thanks–

First Impression JQuery

Featured

Temans,

Rencananya mau membuat beberapa halaman tour jquery learning. Mudah2an bisa bermanfaat buat yang lain.Pemikiran saat ini mencakup beberapa topic yakni :
a. Form filtering
b. Form submit ajax
c. Jquery UI
d. JQuery additional Plugin

Kita mulai saja dari yang paling dasar yakni kaitannya dengan attribute selector.

Attribute biasanya dilekatkan dengan informasi id or class ataupun hanya dengan sebuah name.
Mari kita coba buat salah satu sample code untuk beberapa case text,input,radiobutton dan checkbox.
Untuk kebutuhan diatas kita coba tambahkan ID selector ke form sedangkan element dibawah form hanya diidentifikasikan berdasarkan namanya saja.

Misalkan :

 <form id="personal_details">

 </form>

Untuk mengakses form diatas kita bisa panggil dengan dua cara :
cara 1 :  $(‘#personal_details’)
cara 2 :  $(‘[name=personal_details]‘)

Jika kita tambahkan element lainnya misalkan select option

<form id="personal_details">
 <select name="age_range">
 <option value="">Please select an age range</option>
 <option value="1">0-12</option>
 <option value="2">13-25</option>
 </select>
</form>

Untuk mengakses form diatas kita bisa coba panggil sbb :

 $('#personal_details [name=age_range]').change(function () {
 var text = $('[name=age_range] option:selected').text();
 alert(text);
 });

Penambahan element CheckBox :

 <input type="checkbox" name="sports" value="soccer" />Soccer<br/>
 <input type="checkbox" name="sports" value="swimming" />Swimming<br/>
 <input type="checkbox" name="sports" value="cycling" />Cycling<br/>
 <input type="checkbox" name="sports" value="kayaking" />Kayaking<br/>
 <input type="checkbox" name="sports" value="volleyball" />Volleyball<br/>
 <input type="checkbox" name="sports" value="basketball" />Basketball<br/>

Untuk mengakses event click dari checkBox dan display setiap click dapat dilakukan
sebagai berikut :

 $('[name=sports]').click(function() {
 var str='';
 $('[name=sports]:checked').each(function () {
 str += $(this).val() + " ";
 });
 alert(str);
 });

Penambahan element Multiple Selection :

 <select name="garden" multiple="multiple">
 <option>Flowers</option>
 <option selected="selected">Shrubs</option>
 <option>Trees</option>
 <option selected="selected">Bushes</option>
 <option>Grass</option>
 <option>Dirt</option>
 </select>

Untuk mengakses event multiple selection dan display selection dapat dilakukan
sebagai berikut :

 $("[name=garden]").change(function () {
 var str = "";
 $("[name=garden] option:selected").each(function () {
 str += $(this).text() + " ";
 });
 $("div").text(str);
 });

Berikut full code yang bisa dicoba :


<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">
<head>
<title>Jquery First Impression</title>
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html;charset=utf-8" />
<link rel="stylesheet" type="text/css" href="./css/demo.css"/>
<script type="text/javascript" src="js/jquery-1.4.2.min.js"></script>
</head>
<body>
<script type="text/javascript" charset="utf-8">
$('#personal_details [name=age_range]').change(function () {
var text = $('[name=age_range] option:selected').text();
alert(text);
});

$('[name=sports]').click(function() {
var str='';
$('[name=sports]:checked').each(function () {
str += $(this).val() + " ";
});
alert(str);
});

$("[name=garden]").change(function () {
var str = "";
$("[name=garden] option:selected").each(function () {
str += $(this).text() + " ";
});
$("div").text(str);
});
</script>
<form id="personal_details">
<select name="age_range">
<option value="">Please select an age range</option>
<option value="1">0-12</option>
<option value="2">13-25</option>
</select>
</form>
<br>

<input type="checkbox" name="sports" value="soccer" />Soccer<br/>
<input type="checkbox" name="sports" value="swimming" />Swimming<br/>
<input type="checkbox" name="sports" value="cycling" />Cycling<br/>
<input type="checkbox" name="sports" value="kayaking" />Kayaking<br/>
<input type="checkbox" name="sports" value="volleyball" />Volleyball<br/>
<input type="checkbox" name="sports" value="basketball" />Basketball<br/>
<br>

<select name="garden" multiple="multiple">
<option>Flowers</option>
<option selected="selected">Shrubs</option>
<option>Trees</option>
<option selected="selected">Bushes</option>
<option>Grass</option>
<option>Dirt</option>
</select>
<div></div>

</body></html>

Salam hangat penuh semangat,

Aries

YUI Compressor : Minimize byte size

Featured

Study case :

Tujuan mulianya untuk me-reduce ukuran file JS dan CSS hingga minimum. Tehnik yg biasa dipakai dengan membuang seluruh comments ,spasi maupun variable yang bisa diwakilkan ke tipe yg lebih kecil.

Langkah yg bisa dilakukan ga BTL alias bertele-tele ..
1) Download lib YUI di sini
2) Java Runtime minimum 1.4 bisa pakai openJDK maupun Sun JDK
3) Kompress

    java -jar /path/to/yuicompressor-2.4.2.jar visibersama.js -o visibersama.min.js
    java -jar /path/to/yuicompressor-2.4.2.jar visibersama.css -o visibersama.min.css
 

Silahkan check website YUI Compressor di sini

Jakarta,01/07/2010

[Troubleshooting] http://localhost redirect to www.localhost.com

Tags

Permasalahan terjadi saat di kompi local buat jalanin aplikasi berbasis drupal+ldap+cas , ternyata browser firefox akan me-redirect setiap akses localhost ke www.localhost.com.

Buat ngatasinnya, lakukan hal berikut :
a. ketik di location bar “about:config”
b. Ubahlah kondisi “browser.fixup.alternate.enabled” menjadi false
c. open file di “C:\Windows\System32\drivers\etc\hosts”
d. uncomment ” ::1 localhost”
e. masuk prompth “C:\Users\asatriana>ipconfig \flushdns”

Done.

How to locate ubuntu’s installation directory

Tags

,

Trainee yang saya handle selalu menanyakan pertanyaan yang sama

Bagaimana merelocate direktory di ubuntu ?

Berikut cara melihat lokasi direktori di file system ubuntu .

a. dpkg -L PACKAGENAME akan menunjukkan setiap file di PACKAGENAME

b. whereis APPLICATION akan menunjukkan setiap full path APPLICATION

c. dpkg -S /usr/full/path/to/file akan menunjukkan package milik file tersebut

d. which apache2 akan menunjukkan package milik file tersebut

e. locate -n 10 apache2

Semoga membantu sebagai reminders :) .


Automapping Hibernate configuration

Tags

Jakarta, 21/06/10

Barusan implementasi sedikit trik untuk meng-auto mapping dari file hibernate.
Studi casenya sbb :

Kebayang ……… ribetnya jika setiap nambah entity selalu daftarin ke property mappingResource spring configuration. Apa ga ada cara secara otomatis langsung spring lookup konfigurasi hibernate ke spesifik direktory file atau ke JAR atau yang lebih ‘aneh’ lagi ke hibernateConf.xml misalnya.

So pasti bisa dan ini berlaku untuk hibernate berbasis annotation maupun xml. cekidot gan…

a) Hibernate XML based
Gunakan salah satu property berikut :
– Merujuk ke JAR

               <property name="mappingJarLocations" >
                       // classpath or value="file:target/classes"/>
               </property>
      

– merujuk ke direktory ( ini cara yg penulis sering pakai)
         <property name="mappingDirectoryLocations" >
           <set>
	       <value>classpath:/com/visibersama/model</value>
	   </set>
        </property>
       

– atau bisa juga merujuk ke hibernate.cfg.xml
            <property name="configLocation" value="classpath:hibernate.cfg.xml" />
      

b) Hibernate Annotation
Gunakan property “packagesToScan” atau “annotatedPackages” seperti hal berikut

         <bean id="sessionFactory" class="org.springframework.orm.hibernate3.annotation.AnnotationSessionFactoryBean">
        <property name="dataSource"><ref local="dataSource"/></property>
        <property name="annotatedPackages" value="com.visibersama.model">
         </property>
        <property name="hibernateProperties">
            <props>
                <prop key="hibernate.dialect">org.hibernate.dialect.MySQLDialect</prop>
                <prop key="hibernate.hbm2ddl.auto">update</prop>
            </props>
        </property>
    </bean>
   

sekian catatan kecilnya,semoga berguna.

[Uncensored]Installing Eclipse Plugin

Tags

Baru-baru ini menemukan cara ter-elegant dalam install plugin eclipse :) .

Seringkali kita menggunakan salah satu cara dibawah ini untuk menambahkan plugin di eclipse :

a) Lewat software update site yang berarti harus online. [banyak gagalnya mengingat penulis memakai modem mobi 100rban :D )

b) Lewat cara manual misal plugin subclipse ( site-1.6.5) dengan mengkopikan  tiap file dlm folder (features dan plugin) ke folder (features & plugin) dari eclipse installer directory.

Ada ga sih cara lain yang lebih elegan dan terhormat :) . ADA

Mari kita lihat step by stepnya ………

a) Extract sublicpse plugin ke directory favourit

contoh : /opt/plugin-eclipse/subclipse1.6

b) Buat folder dgn nama “links”

contoh : /opt/eclipse/links

c) Buat file dengan extension “.link”

contoh : subclipse.link

d) isikan subclipse.link dengan data

path=/opt/plugin-eclipse/subclipse1.6

e) Restart eclipse and see the changes … :)

Dengan cara elegan diatas kita tinggal menambahkan link file di folder “links”.

Programming is so…so…. Goclipse

—- Aries Satriana@Ruko-Ngasi training —

UI Mockup and Wireframing

Tags

,

Penulis pernah merasakan kekesalan yang amat sangat ketika customer penulis meminta perubahan UI yang significant.Padahal coding sudah jalan setengah..sungguh melelahkan dan merupakan pekerjaan yang sangat sia-sia dengan merubah UI. Hal ini merupakan kecerobohan penulis sendiri yang tidak meminta signing dari design yang sebelumnya sudah penulis utarakan.
Ok cukup sharingnya :) . Sekarang penulis akan mengungkapkan salah satu tehnik untuk mocking UI and wireframing.
Pernah kebayang tidak requirement dari customer sudah diperoleh dengan bantuan sales saat meeting dengan pihak client mengenai design.
Kebayakan sales selalu melempar issue ini selepas jamuan/meeting dengan client. Kenapa tidak saat awal meeting kita dah mendapatkan gambaran realnya (walau tidak secara detail).
Ok harus ada tool yang membantu kinerja development disisi sales dan developer.

Saya listing beberapa tool yang specifik sangat elegan dan tentunya tidak open source hehe…
a. Balsamiq Mockup for desktop – http://www.balsamiq.com/products/mockups
Bisa digunakan untuk web design, desktop design, iPhone
b. iPlotz – http://iplotz.com/
Bisa digunakan sebagai SaaS or desktop version.
c. Napkee – http://www.napkee.com/
Bisa import file from Balsamiq to be generated its HTML,CSS and JavaScript.
d. IXEDIT – http://ixedit.com/
e. HotGloo – http://hello.hotgloo.com/
f. Axure – http://axure.com/

Go live UI designer for WEB :) .
Saat ini suka menggunakan Balsamiq untuk designin UI mockup.

See u on another story. Cheers

Java ME testing tool.

Tags

Penulis pernah merasakan kegelisahan yang sangat mendalam (halah !) pada saat ingin merasakan unit testing di lingkup javaME.

Kegelisahan ini dilatarbelakangi setiap men-develop mobile aplikasi selalu tidak senafas dengan semangat TDD . Aplikasi jadi dulu terus dicoba fly by wire on emulator maupun di perangkat ponsel. belum lagi kalau saat develop kedapetan error sana..error sini..duuuuh kebayang ribetnya.Hal ini tidak pernah penulis rasakan saat develop web app maupun desktop app. Sungguh melelahkan .

Akhirnya setelah semalam suntuk mencoba googling sana sini, akhirnya ketemu juga jodohnya :

1. J2MEUnit bisa diunduh di sini

2. JMUnit bisa diunduh di sini

Sepertinya sudah cukup…tp diingat2 dulu..bagaimana kalau kita butuhin mock object? ada ga ya library yg mensupport mock object untuk JavaMe.

Jangan khawatir semuanya ada dan bisa digunakan :) . DiJavaME kita bisa menggunakan library hammock. Silahkan diunduh disini dan website resminya ada disini.

Next penulis akan memberikan tutorial mengenai library diatas.

C — U — Sooon

Sticky Note : Setting Environment Variable Linux

Langkah berikut merupakan kebiasaan yang penulis lakukan saat men-setting JAVA_HOME, MAVEN_HOME, ANT_HOME de el el environment linux (penulis ubuntu’s fans).

Yang kita butuhkan dua shell files (javapath.sh dan profile.sh) yang harus di konfigure mengikuti letak direktori files tersebut.

Langkah-langkah realnya bisa dilakukan sebagai berikut :

1. Letakkan javapath.sh location ke directory . /home/aries/javapath.sh dan profile.sh ke direktori /etc/profile.sh

2. Edit javapath.sh dan sesuaikan lokasi direktory toolnya

<code>

JAVA_HOME=/opt/jdk1.6.0
JDK_HOME=$JAVA_HOME

ANT_HOME=/opt/apache-ant-1.7.0
MAVEN_HOME=/opt/maven-2.0.7export JAVA_HOME JDK_HOME ANT_HOME
export PATH=$PATH:$JAVA_HOME/bin:$ANT_HOME/bin:

</code>

3. Edit profile.sh dan tentukan lokasi direktory javapath.sh

# /etc/profile: system-wide .profile file for the Bourne shell (sh(1))
# and Bourne compatible shells (bash(1), ksh(1), ash(1), ...).

if [ "$PS1" ]; then
if [ "$BASH" ]; then
PS1=’\u@\h:\w\$ ‘
if [ -f /etc/bash.bashrc ]; then
. /etc/bash.bashrc
fi
else
if [ "`id -u`" -eq 0 ]; then
PS1=’# ‘
else
PS1=’$ ‘
fi
fi
fi

umask 022
. /home/aries/javapath.sh

4. Eksekusi profile.sh dengan perintah : $ sh /etc/profile.sh

5. Restart kompie untuk memastikan setting environment sudah benar.

– Alhamdulillah –

Internet Download Manager on Linux

Di windows banyak sekali software IDM mulai dari Download Accelerator sampai dengan MassDownloader. Untuk environment linux bagaimana? Kita kenal dengan command ‘wget’ tetapi byk kendalanya salah satunya tidak bisa diset per thread untuk tiap kerjaan download efeknya time consume-nya lebih panjannggg dan llaaamaa :) .

Alternative kita usulkan another solution yakni dengan PROZILLA. iya dengan prozilla kelebihannya adalah sbb :

- Supports FTP & HTTP including redirection (ProZilla & ProzGUI).
- Resume Supported (ProZilla & ProzGUI).
- Complete acceleration: The file will be downloaded as fast as possible as your bandwidth allows if not otherwise specified (ProZilla & ProzGUI).
- Unlike certain other download accelerators available for Linux, this really works.
- The number of connections that prozilla uses can be specified (ProZilla & ProzGUI).
- FTPsearch support now permits fetching Mirror locations and pinging them and selecting the fastest server is automatically done (ProZilla & ProzGUI).
- Downloading the same file in parts from several servers at once to increase speed (ProzGUI).

Instalasinya cukup mudah silahkan disimak :) .

1. download prozilla_1.3.7.4-1_i386.deb
$wget -c http://old-releases.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/p/prozilla/prozilla_1.3.7.4-1_i386.deb
2. edit konfogurasi-nya di /etc/prozilla.conf
$sudo gedit /etc/prozilla.conf
3. Tentukan lokasi direktori tempat hasil download akan disimpan
mainoutputdir =/home/asatriana/prozilla
4. Save dan test
$ proz
Error: You haven’t specified a URL
Please type proz –help for help
5. Prozilla anda siap digunakan
contoh :
$ proz -r http://release.seleniumhq.org/selenium-grid/selenium-grid-1.0.3-bin.zip

( Penulis menggunakan OS Ubuntu 7.10 “Gutsy Gibbon” )

Installing MySQL server error

Case :

can’t connect to local Mysqlserver throught socket ‘/var/lib/mysql/mysql.sock’(2)

Pernah mendapatkan error seperti diatas?

Gunakan selalu langkah berikut untuk menghindari terjadinya message diatas.

Step-stepnya sbb:

a. sudo apt-get purge mysql-client mysql-client-5.0 mysql-common mysql-server mysql-server-5.0
b.sudo apt-get autoremove
c.sudo apt-get autoclean

d.sudo apt-get update
e.sudo apt-get upgrade
f.sudo apt-get install mysql-common mysql-client-5.0 mysql-server-5.0

than try connect again

mysql -u root -p

–Thanks –

ISO 8583 : How to read it?

Tags

,

Pengertian dari Wikipedia :  ” ISO 8583 Standard for Financial Transaction Card Originated Messages – Interchange message specifications is the International Organization for Standardization standard for systems that exchange electronic transactions made by cardholders using payment cards.”

Dari pengertiannya kita bisa menggambarkan lebih detail misalkan  aplikasi Internet banking  di ATM memiliki penanda bit-bit yang mengidentifikasi jenis transaksi,jumlah transaksi,security id, id merchant dan lain-lain. Identifikasi tersebut diletakkan dalam format ISO 8583 yang nantinya bisa diverifikasi dan divalidasi yang menentukan apakah transaksi tersebut diterima atau ditolak oleh system. Lebih detailnya bisa dibaca melalui link berikutIntro

Message ISO8583 terdiri atas komponen utama:

  • Message Type
    Adalah 4 bit karakter pertama pada message:
    ’0200′, ’0210′, ’0400′, ’0410′, ’0800′, ’0810′,
  • Bitmap primer dan (optional) bitmap sekunder
    Adalah 16 bit karakter berikutnya (mulai dari bit 5 s.d. bit 20), jika tanpa bitmap sekunder. Bila bitmap sekunder exist maka ada 32 bit karakter berikutnya (bit  5 s/d 36).

(NOTE : bitmap sekunder diperoleh dengan membaca bitmap komponent bit ke 5,                                  jika 0 maka tanpa menggunakan bitmap sekunder)

  • Data elements
    Adalah bagian elemen-elemen data sesuai dengan bitmap.

Contoh :

Message

0230712345610A80520018593600141001099999

011000000010000000100702153300000119 1533

1006100706565086100609010224000000090136

0020100236C0102240000000

Message Type 0230
Bitmap 712345610A805200
Data Elements 18593600141001099999011000 000010000000100702153300000119 153310061007065650861006090102240000000901360020100236C0

102240000000

Note : Bitmap terdiri atas 16 bit karakter sebab bit pertama dari decimal 7 (0111) adalah ‘0’ sehingga mengidentifikasikan tanpa bitmap sekunder.

Selanjutnya kita pecah tiap tiap decimal dari bitmap kebentuk biner.

Decimal Bitmap Unpack ke bentuk biner

7

0111

1

0001

2

0010

3

0011

4

0100

5

0101

6

0110

1

0001

0

0000

A

1010

8

1000

0

0000

5

0101

2

0010

0

0000

0

0000

Urutkan secara horizontal mulai dari atas ke bawah sehingga diperoleh sbb :

0111 0001 0010 0011 0100 0101 0110 0001 0000 1010 1000 0000 0101 0010 0000 0000

Kita peroleh bahwa posisi yang bernilai ’1′ pada unpack Bitmap mempunyai elemen data (baca dari kiri ke kanan) yakni elemen ke    2, 3, 4, 8, 11, 15, 16, 18, 22, 24, 26, 27, 32, 37, 39, 41, 50, 52, 55.

Untuk membaca data element maka perlu diperhatikan standard baku mapping panjang element data.

BIT1=0 BIT17=4 BIT33=-2 BIT49=3 BIT65=1 BIT81=10 BIT97=16 BIT113=-3
BIT2=-2 BIT18=4 BIT34=-2 BIT50=3 BIT66=1 BIT82=12 BIT98=25 BIT114=-3
BIT3=6 BIT19=3 BIT35=-2 BIT51=3 BIT67=2 BIT83=12 BIT99=-2 BIT115=-3
BIT4=12 BIT20=3 BIT36=-3 BIT52=16 BIT68=3 BIT84=12 BIT100=-2 BIT116=-3
BIT5=12 BIT21=3 BIT37=12 BIT53=16 BIT69=3 BIT85=12 BIT101=-2 BIT117=-3
BIT6=12 BIT22=3 BIT38=6 BIT54=-3 BIT70=3 BIT86=16 BIT102=-2 BIT118=-3
BIT7=10 BIT23=3 BIT39=2 BIT55=-3 BIT71=4 BIT87=16 BIT103=-2 BIT119=-3
BIT8=8 BIT24=3 BIT40=3 BIT56=-3 BIT72=4 BIT88=16 BIT104=-3 BIT120=-3
BIT9=8 BIT25=2 BIT41=8 BIT57=-3 BIT73=6 BIT89=16 BIT105=-3 BIT121=-3
BIT10=8 BIT26=2 BIT42=15 BIT58=-3 BIT74=10 BIT90=42 BIT106=-3 BIT122=-3
BIT11=6 BIT27=1 BIT43=40 BIT59=-3 BIT75=10 BIT91=1 BIT107=-3 BIT123=-3
BIT12=6 BIT28=8 BIT44=-2 BIT60=-3 BIT76=10 BIT92=2 BIT108=-3 BIT124=-3
BIT13=4 BIT29=8 BIT45=-2 BIT61=-3 BIT77=10 BIT93=5 BIT109=-3 BIT125=-3
BIT14=4 BIT30=8 BIT46=-3 BIT62=-3 BIT78=10 BIT94=7 BIT110=-3 BIT126=-3
BIT15=4 BIT31=8 BIT47=-3 BIT63=-3 BIT79=10 BIT95=42 BIT111=-3 BIT127=-3
BIT16=4 BIT32=-2 BIT48=-3 BIT64=16 BIT80=10 BIT96=16 BIT112=-3 BIT128=16

Data Element sbb :

18593600141001099999 011000 000010000000 10070215 330000 0119 1533
1006 100 706 56 5 0861006090 102240000000 90 13600201 002 36C0102240000000

Berdasarkan mapping diatas yang disesuaikan dengan jumlah panjang data sbb:

Bit Value
Message Type 0200 (Financial Request)

2

593600141001099999 (18 karakter)

3

011000 ( 6 kharakter)

4

000010000000 ( 12 karakter)

8

10070215 ( 8 karakter)

11

330000 ( 6 karakter)

15

0119 ( 4 karakter)

16

1533  ( 4 karakter)

18

1006 ( 4 karakter)

22

100 ( 3 karakter)

24

706 ( 3 karakter)

26

56 ( 2 karakter)

27

5 ( 1 karakter)

32

61006090 ( 8 karakter)

37

102240000000 ( 12 karakter)

39

90 ( 2 karakter)

41

13600201 ( 8 karakter)

50

002 ( 3 karakter)

52

36C0102240000000 (16 karakter)
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.